MEMPERCEPAT JARI DALAM BERMAIN GITAR

10 Dec

PERFORMANCE AZIZ JAMRUD PADA ACARA PIASAN SENI KOTA BANDA ACEH TAHUN 2012

  • A. POSISI IBU JARI
    Pada dasarnya ada dua macam posisi ibu jari untuk tangan kiri. Posisi yang pertama adalah posisi “hold behind the neck”. Posisi ini adalah posisi di mana ibu jari terletak tepat di belakang neck. Posisi yang yang kedua adalah posisi hooked over the neck. Posisi ini adalah posisi di mana ibu jari terletak menggantung di atas neck.
    Apakah perbedaan fungsi dari kedua posisi tsb? Untuk posisi yang pertama dengan ibu jari terletak di belakang neck akan memberikan kita kemudahan dalam jangkauan-jangkauan panjang, dan memberikan kita kontrol yang lebih merata ke semua jari tangan kiri kita. Posisi ini lebih tepat untuk memainkan chord-chord gitar, terutama untuk chord yang membutuhkan jangkauan jari yang lebih lebar, seperti chord mayor 9 atau minor 9. Posisi ini juga sangat tepat untuk memainkan lick-lick gitar yang menggunakan streching yang lebar, seperti pada intro lagu collorado bulldog dari Mr. Big. Untuk posisi yang yang kedua yaitu hooked over the neck, posisi ini sangat berguna untuk memberikan kekuatan lebih dan kontrol pada saat kita membending string. Untuk pembaca yang tidak mengerti apa itu bending string, berikut adalah penjelasan singkat dari tehnik tsb. Tehnik bending string adalah tehnik menaikan nada gitar dengan mendorong senar ke arah atas neck, atau kadang beberapa pemain juga melakukannya dengan mendorongnya ke bawah, sehingga nada pada senar yang kita tekan tsb akan bertambah tinggi.

    B. GERAKAN JARI
    Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan pada gerakan jari kita. Usahakan gerakan  jari jangan terlalu jauh dari fretboard, karena semakin jauh kita menggerakan jari kita maka semakin lama pula jari kita untuk kembali pada not tujuan yang akan kita tekan. Jarak sebanding dengan waktu oleh karena itu usahakan jari kita sedekat mungkin dengan senar yang akan kita tekan, kurang lebih ½ inci dari fret. Semakin jauh jarak jari kita dari senar semakin butuh waktu lebih lama untuk menekan kembali senar tsb yang berarti akan membuat kita semakin lambat dalam memainkan suatu lick gitar. Dalam bermain gitar terkadang kita ingin memainkan suatu lick dengan cepat agar terdengar lebih keren. Hal tsb tidak mungkin kita lakukan apabila gerakan jari kita terlalu jauh dari fretboard. Jika kita tidak bisa mendekatkan jari-jari di sekitar fretboard ada kemungkinan kita menggunakan terlalu banyak tenaga untuk menekan senar. Sebenarnya semakin cepat kita bermain tenaga yang kita gunakan justru semakin sedikit, gerakan jari kita justru akan semakin relaks, dan semakin sedikit menggunakan tenaga.

    C. AKURASI JARI
    Jadikan kebiasaan jari kita menekan tepat dibelakang besi fret, tidak di sembarang tempat di daerah fret tsb. Hal ini akan memberikan ketepatan kita dalam bermain, dalam mendaratkan jari-jari kita di antara fret tsb. Jika kita sudah terbiasa bermain dengan cara seperti ini maka bukan hal yang tidak mungkin bagi kita untuk memainkan gitar dengan mata tertutup atau tanpa melihat fretboard, Dengan begitu performa kita di panggung akan lebih natural dan menarik.
    Hal lain yang penting dalam akurasi jari adalah selalu menekan senar dengan ujung jari (tepat ujung jari). Usahakan jari kita selalu berdiri jangan tidur. Jari yang tidur ini sering disebut dengan istilah banana finger, karena bentuknya yang menyerupai bentuk pisang. Satu-satunya jari yang bisa sedikit dalam posisi tertidur adalah jari telunjuk, hal ini dimaksudkan dengan tujuan mematikan bunyi senar di sekitarnya. Ada beberapa pengecualian, di mana kita bisa memainkan dengan jari tertidur, seperti tehnik finger rolling yang banyak digunakan pada saat memainkan arpeggio, akan tetapi ini membutuhkan latihan khusus yang sementara tidak akan kita bahas di sini. Untuk latihan dasar usahakan selalu menggunakan ujung jari dalam menekan senar.

    D. JARI YANG LANCAR
    Biasakan mengangkat jari ketika jari berikutnya akan turun menekan senar. Ini akan membiasakan jari kita bersiap-siap untuk menekan not berikutnya. Namun beberapa ada juga yang melatih jari-jarinya tetap menempel pada fretboard pada saat jari berikutnya akan turun menekan senar (seperti latihan pada gitar klasik). Hal ini juga umum, karena tujuan latihan tsb adalah membiasakan jari tetap dekat dengan fretboard. Namun jika kita akan bermain dalam tempo yang lebih cepat tehnik gitar klasik tsb tidak tepat untuk digunakan karena akan sangat menghambat pergerakan jari. Jika kita akan bermain dalam tempo yang lebih cepat, tehnik mengangkat jari saat jari berikutnya akan turun menekan senar sangat tepat digunakan, kerena dengan begitu pergerakan jari kita akan lebih mengalir secara natural. Setiap latihan mempunyai tujuan tertentu, saat kita akan melakukan latihan pahamilah tujuan-tujuan dari masing-masing latihan. Misalnya apakah itu untuk melatih alternate picking, sweep picking, legato, tapping atau apapun itu, sehingga kita bisa lebih berkonsentrasi ke hal yang sedang kita latih.

  • Who I Want to Meet:
    E. BERLATIH DENGAN TEMPO YANG LAMBAT
    Biasakan Melatih Dalam tempo yang cukup lambat untuk kita tidak membuat kesalahan sedikitpun. Jari kita akan bergerak sesuai seperti yang kita latih. Jika kita biasa melatih sesuatu dengan cepat tetapi tidak bersih secara berulang kali, bagaimana mungkin tiba-tiba kita bisa berharap dalam satu kali kita bisa bermain bersih. Jari kita akan terbiasa sesuai dengan yang kita latih berulang kali. Jika kita terbiasa melatih dengan bersih dan sempurna otomatis hasilnya pun juga akan sempurna dan tepat. Kita bisa bermain dengan berbagai macam kombinasi not jika kita melatihnya dengan cukup lambat. Jari yang dilatih secara lambat akan lebih akurat dan stabil. Jika jari dibiasakan dilatih langsung dengan cepat maka jari akan menjadi kurang terkontrol dan akan lebih cepat kaku saat kita nervous di panggung.

    F. MEMORI JARI
    Ada istilah yang disebut memori jari, apa yang dimaksud dengan memori jari? Saat kita berlatih secara lambat, kita berpikir setiap not yang akan kita tekan. Nada apa yang akan kita tekan? Pada fret ke berapa kita harus menekan? Pada senar nomor berapa kita harus menekan? Bagaimana kita menekan senar tsb? Harus menggunakan jari apa kita menekan? Bagaimana kita memetik senar tsb apakah menggunakan picking ke atas atau ke bawah? Semua hal tsb memang kita pikirkan dan sangat kita perhatikan. Jika kalian melihat gitaris seperti Yngwie Malmsteen yang memainkan gitarnya dengan sangat cepat kita pasti akan bingung dan berpikir bagaimana dia memikirkan itu semuanya dalam waktu yang bersamaan dan dalam tempo yang sangat cepat. Di sinilah memori jari akan sangat berperan. Saat kita melatih jari-jari kita setiap hari, lama kelamaan jari kita akan mulai mempunyai pikiran sendiri. Jari-jari kita akan terbiasa memainkan suatu lick yang biasa kita latih tsb. Dan kemudian nantinya kita sudah tidak berpikir lagi hal-hal yang tadi saya sebut di atas. Jari-jari kita bisa tetap memainkan lick tsb tanpa pikiran kita harus tertuju pada jari tsb. Jari-kita menjadi seolah mempunyai mata dan pikiran sendiri. Bahkan kita juga bisa tetap memainkan lick tsb sambil berbicara dengan teman, atau nonton acara tv, atau memikirkan hal-hal lain yang tidak berhubungan dengan apa yang sedang kita mainkan. Sama halnya ketika kita pertama kali belajar gitar kita akan mengingat bermacam macam chord dan bagaimana penjarian chord tsb, juga bagaimana cara strummingnya. Namum lama kelamaan saat kita sudah terbiasa melatih chord-chord tsb maka kita sudah tidak berpikir lagi bagaimana penjarian chord tsb, bagaimana strummingnya, semuanya seolah menjadi refleks. Jari-jari kita mampu berpindah dari satu chord ke chord lainnya tanpa memikirkan hal-hal detail seperti di atas, bahkan kita bisa memainkan gitar sambil membaca lirik seperti yang ada pada majalah musik tanpa harus memikirkan bagaimana jari-jari kita akan menekan chord. Kita tidak lagi berpikir detail tetapi menjadi lebih Global. Mengapa bisa sampai terjadi seperti itu? Itulah yang sebenarnya disebut memori motorik atau yang saya sebut dengan memori jari itu tadi. Dengan melatihnya setiap hari, jari kita menjadi mempunyai reflek sendiri atau seolah mempunyai mata dan pikiran sendiri. Dengan berlatih setiap hari maka otomatis kita akan semakin mempertajam memori tsb dan mengeleminir kesalahan saat kita bermain. Meningkatnya memori jari tsb akan memampukan kita memainkan gitar dengan berbagai macam gaya di atas panggung tanpa harus merusak permainan gitar kita.

its, bagi kamu yang demen ama john petrucci..? aku dikit tau cara ngelatih right and left hand ala mas peth…. cuman yg ini lebih focus ke right hand nya..mudah- mudahan bisa dikit bantuin ya…. aku coba bikin tabnya ya biar agak gampang jelasinnya….

——————5—–9—-5—————————————
————–5——5—-5——5———————————-
———-6——6————6——6——————————
——7——7——————–7——–7————————
——–7——————————-7—————————
—5——————————————-5–5—————–

kalo nggak salah gitu deh tab nya…mulai dangan 1 not per beat(satu kali picking di tiap senarnya) kemudian naik jadi 2 not per beat,trus 3 not per beat dan terakhir 4 not per beat,,trus cara pickingnya diawali dengan down stroke(pick ke arah bawah) dulu…trus kalo udah lancar coba pake up stroke (pick ke arah atas)…kalo udah lancar naikin temponya dikit demi sedikit …gitu deh.. bisa dikit ngebantuin…
sumber : klik
Repost by : klik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: