Kalau Kita Pergi Sampai Ke Ujung Langit, Apa Yang Akan Kita Temukan ?

18 Nov

Langit adalah ruang yang amat sangat luas, tempat bernaung matahari, bulan, dan bintang-bintang. Jadi, yang disebut ujung langit adalah ujung luar angkasa. Tetapi dengan kemampuan manusia saat ini, kita belum tahu apakah ujung luar angkasa itu memang ada atau tidak. Kalau kita menganggap langit sama dengan luar angkasa, berarti tidak seorang pun tahu apa yang akan kita temukan di jung langit.

Tetapi dalam arti sempitnya, kita bisa menganggap langit sebagai ruang berwarna biru yang terlihat dari tempat kita berdiri di bumi. Bumi kita dikelilingi lapisan udara. Lapisan udara ini menyebarkan sinar matahri dan membuat langit terlihat kebiruan, tetapi kalau kita pergi semakin jauh dari bumi, lapisan udara ini semakin tipis.

Dan setelah itu dimulailah luar angkasa yang hampa udara. Secara umum kalau kita pergi sampai ketinggian kira-kira 100 kilometer di atas tanah, sekeliling kita akan berubah jadi gelap seperti sore hari. Setelah mencapai ketinggian kira-kira 200 kilometer, langit menjadi gelap sama sekali, udara pun hampir tidak ada. Dalam arti sempit, titik itu bisa kita sebut sebagai ujung langit. Dengan kata lain, ujung langit adalah luar angkasa itu sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: